Sejarah Tatar Sunda
Pada Masa Prasejarah




sejarah tatar sunda
LUKISAN SUASANA DI BOGOR TEMPO DULU


Halaman pertamanya klik Disini >>
TATAR SUNDA PADA MASA PRASEJARAH.
Zaman Es Pada permulaan zaman Kuarter yaitu pada kala Plestosen (± 1,8 juta tahun yang lalu),diperkirakan sebagian besar pulau yang terletak di bagian barat Indonesia, seperti Sumatra, Kalimantan,dan Jawa,semula berhubungan dengan benua Asia.

Sementara itu pulau-pulau yang berada di bagian timur Indonesia berhubungan dengan daratan Australia. Daratan yang menghubungkan Indonesia bagian barat dengan daratan Asia disebut sebagai Paparan Sunda (Sunda Shelf) dan daratan yang menghubungkan bagian timur Indonesia dengan Australia disebut Paparan Sahul
(Sahul Shelf). 

Penyatuan wilayah tersebut dengan wilayah daratan Asia terjadi karena penurunan muka air laut sebagai akibat dari pengumpulan air di kutub menjadi es (glasiasi),terutama di daerah yang bergaris lintang tinggi. Pada waktu glasiasi surut,permukaan laut menjadi lebih tinggi dan daratan-daratan yang tadinya menyatu,kemudian terpisah kembali. 

Perubahan tersebut sangat berpengaruh terhadap Kepulauan Indonesia,khususnya Laut Jawa yang seperti juga Laut Cina Selatan sebagian menjadi surut sehingga mengakibatkan terbentuknya jembatan daratan yang luas di atas paparan Sunda.Bersatunya sebagian daerah Indonesia bagian barat dengan terbentuknya jembatan daratan itu yang kemudian dikembangkan sebagai jalur migrasi fauna dan manusia pada masa pra-sejarah dari daratan Asia ke wilayah Indonesia.

Berdasarkan proses kejadian alam dan budaya serta sejarah kehidupan masa lalu pada permulaan zaman kuarter,terutama dalam kajian proses migrasi dari daratan Asia menuju kawasan Nusantara khususnya Pulau Jawa, kawasan Tatar Sunda memiliki peran yang sangat penting. 

Hal itu dikuatkan oleh hasil penelitian geologi tentang proses pembentukan Pulau Jawa yang diawali dengan terbentuknya jalur peguntingan Jawa Barat di sebelah utara,yaitu zona Bogor di sekitar zaman Oligo-Miosen kurang lebih 26 tahun yang lalu. Setelah itu dilanjutkan dengan pembentukan gunting-gunting berapi, bukit-bukit, dan dataran tinggi lainnya di Tatar Sunda yang berlangsung terus hingga zaman Plestosen.

Pengangkatan Pulau Jawa sendiri yang dimulai dari bagian barat ke timur adalah jalur pegunungan yang temasuk dalam zona Bogor, Pegunungan Serayu Utara,dan Pegunungan Kendeng. Salah satu bukti bahwa proses pengangkatan masih terjadi di bagian timur adalah jalur Pegunungan Kendeng yang sekarang masih berada di bawah air laut Selat Madura. 

Oleh karena itu,ada anggapan bahwa bagian barat yang dikenal masyarakat sebagai Tatar Sunda merupakan kawasan yang berusia lebih tua karena lebih dulu mengalami pengangkatan dari permukaan air laut dibandingkan dengan Pulau Jawa bagian tengah dan timur.


Sumber:Sejarah Tatar Sunda.2003.
Oleh:Nina H.Lubis,dkk.


DIJUAL BUKU-BUKU KUNO / LAMA ... !!!


No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.