Sukarno dan Sejarah
Bagian 2


presiden sukarno
 Bung Karno duduk di lantai paling kiri semasa 
menjadi pelajar ELS (Sekolah Dasar).

Bagian 1-nya klik disini...
Kita katakan Bung Karno sebagai seorang ahli sejarah, oleh karena dia selain mengetahui dan menguasai pengetahuan sejarah yang luas, juga mengetahui teori dan hukum sejarah, filsafat sejarah, memiliki kesadaran sejarah, pandangan sejarah yang tajam jauh ke depan mendahului generasi zamannya. Dapat menguraikan sejarah yang secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan, karena mengetahui fakta-fakta sejarah, dapat menunjukkan sumber-sumber sejarah dan metode menguraikan sejarah. Mengenai hukum sejarah, Bung Karno seringkali mensitir ayat Al Qur'an surat Al-rad ayat 11.

Sedangkan tentang filsafat sejarah Bung Karno berpegang kepada teori yang mengatakan: Es nicht das Bewustsein des Manschen des sein Geselschaft-iebensein, uber sein Geselschaft-leben sein das sein bewustsein bestimmt. Selanjutnya mengenai metode penelitian sejarah, Bung Karno selalu mengemukakan teori yang mengatakan bahwa: "De cultuur van een tijdperk is altijd de cultuur van de heersende klasse".

Adapun buktinya Bung Karno sangat tajam dan jauh historis-visionairnya, antara lain ialah dengan gagasannya tentang "Panca Sila" sebagai dasar filsafat Negara Republik Indonesia, yang kemu-
dian tidak saja diakui sekedar merupakan "alat pemersatu" akan tetapi juga sebagai "a way of life"-nya seluruh bangsa Indonesia.

Gagasan dan pikiran Bung Karno ini timbul sesudah belajar dari pengalaman sejarah di masa lampau serta tinjauan dan analisanya mengenai gerak iramanya sejarah di masa depan, dari perpaduan semua itu melahirkan geraknya gagasan Pancasila. Padahal di waktu itu tiada terpikirkan hal yang sejauh dan sedalam itu oleh sarjana maupun pemimpin-pemimpin kita yang lain.

Karena kedangkalan cara berpikir di sementara kalangan bangsa kita, dan disebabkan belum mengetahui akan kebaikan dan kebe-naran Pancasila, gagasan Bung Karno ini pada mulanya mendapat serangan dan tantangan yang hebat. Akan tetapi bagaimana sekarang. Rakyat sedikit demi sedikit mulai tahu dan sadar akan kebaikan serta kebenarannya Pancasila sebagai dasar Filsafat Negara Republik Indonesia.

Orang dan golongan yang semula secara apriori menentang sekarang dapat dan . mau menerima, sesudah ternyata Pancasila telah diuji kebaikannya dalam sepanjang sejarah revolusi kita. Apakah artinya ini? Ini arti-nya bahwa pikiran dan pandangan Bung Karno itu selalu mendahului generasinya.

Segala idee dan pikiran yang dikemukakan oleh Bung Karno selalu baru dapat dimengerti serta diterima oleh rakyat, bahkan diakui kebenarannya 20 tahun, 30 tahun kemudian. Artinya daya kemampuan berpikir serta jarak pandangan kita umumnya 10, 20 atau 30 tahun terbelakang, jauh tertinggal daripada Bung Karno. Dan kelebihan Bung Karno sebagai ahli sejarah dibandingkan dengan ahli-ahli sejarah lainnya ialah, Bung Karno tidak hanya bisa dan pandai menulis serta menguraikan, melainkan juga Bung Karno bersama-sama rakyat ikut membuat sejarah.

Sehingga Bung Karno tidak hanya sebagai seorang tokoh yang mengenal jalannya sejarah, melainkan juga seorang "history-maker". Bahkan Bung Karno sen-diri.juga termasuk "made by history". Sesungguhnya sudah sejak di HBS Bung Karno gemar dan se-ring berdebat tentang sejarah dengan gurunya, Reeser.

Sumber:Bung Karno Putera Fajar-1981.oleh:Solichin Salam.
 
DIJUAL BUKU-BUKU KUNO / LAMA ... !!!


No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.